Wednesday, June 12

Mengapa Timnas Indonesia Harus Tetap Fokus pada Kiper Berkualitas?

Setelah mengalami kekalahan yang memilukan di semifinal melawan Uzbekistan, Pasukan Muda Merah Putih harus kembali menelan kekalahan saat berhadapan dengan Irak dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23. Menurut informasi dari laman AFC (3/4/2024), meskipun Ivar Jenner berhasil mencetak gol pada menit ke-19, namun hal itu tidak cukup untuk membawa Indonesia meraih kemenangan karena Zaid Tahseen dan Ali Jasim dari Irak juga mampu mencetak gol pada menit ke-27 dan 96. Hasil akhir pertandingan pasti akan menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi para penggemar Timnas Indonesia, tetapi ada satu hal lagi yang tak akan terlupakan, yaitu penampilan para pemain Garuda Muda dalam pertandingan tersebut.

Tentu saja, ada pemain yang tampil impresif seperti Nathan Tjoe-A-On, namun sayangnya ada juga pemain yang tampil kurang memuaskan seperti Ernando Ari Sutaryadi. Penampilan kurang memuaskan dari pemain Persebaya Surabaya tersebut tentu membuat para penggemar Timnas Indonesia teringat pada perdebatan sebelumnya mengenai kedatangan Maarten Paes. Beberapa kalangan berpendapat bahwa Timnas Indonesia sebenarnya tak memerlukan penjaga gawang naturalisasi, mengingat sudah ada nama-nama berkelas seperti Ernando Ari Sutaryadi dan pemain lainnya di skuat Garuda saat ini.

Namun, penolakan terhadap kedatangan penjaga gawang naturalisasi sepertinya mendapat pembelajaran di pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 antara Indonesia dan Qatar. Ernando Ari terlihat melakukan beberapa kesalahan fatal yang berujung pada gol dari Irak. Melalui video yang diunggah di kanal YouTube RCTI Entertainment, Ernando yang biasanya dianggap sebagai penjaga gawang terbaik di Indonesia, justru ikut serta dalam terciptanya gol penyama kedudukan dari Irak.